Definisi : Kemampuan memberikan ASI secara langsung dari payudara kepada bayi dan anak untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama (...) x 24
jam maka status menyusui membaik dengan kriteria hasil
1.
Perlekatan bayi pada payudara ibu Meningkat.
2.
Kemampuan ibu memposisikan bayi dengan benar
Meningkat.
3.
Miksi bayi lebih dari 8 kali/ 24 jam Meningkat.
4.
Berat badan bayi Meningkat.
5.
Tetesan/pancaran ASI Meningkat.
6.
Suplai ASI adekuat Meningkat.
7.
Puting tidak lecet setelah 2 minggu melahirkan
Meningkat.
8.
Kepercayaan diri ibu Meningkat.
9.
Bayi tidur setelah menyusui Meningkat.
10.
Payudara ibu kosong setelah menyusui Meningkat.
11.
Intake bayi Meningkat.
12.
Hisapan bayi Meningkat.
13.
Lecet pada puting Menurun.
14.
Kelelahan maternal Menurun.
15.
Kecemasan maternal Menurun.
16.
Bayi rewel Menurun.
17.
Bayi menangis setelah menyusui Menurun.
18.
Frekuensi miksi bayi Membaik.
Refrensi : PPNI
(2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil
Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar